Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam pembangunan proyek adalah proses pengolahan beton. Proses pengolahan beton mempengaruhi kualitas mutu beton yang dihasilkan untuk bangunan. Dalam memproduksi beton, beberapa tahapan yang perlu dilakukan yakni pencampuran bahan-bahan beton, pemindahan adukan beton, penuangan adukan beton, dan proses pemadatan campuran beton.

Proses pembuatan beton ini harus dilakukan oleh tenaga kerja ahli dengan perhitungan yang sesuai standar yang telah ditetapkan. Tak hanya dapat menahan beban berat, beton yang berkualitas seharusnya dapat menahan sifat kohesi tinggi pula. Hal ini dimaksudkan agar pengaplikasian beton dapat digunakan dalam waktu lama dan kokoh dalam menahan segala kebutuhan infrastruktur pembangunan.

Material beton bisa anda dapatkan dengan cara produksi secara precast, readymix, maupun sitemix. Tentunya anda membutuhkan beragam bantuan alat besar agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan mudah dan cepat, kapasitas produksi yang dihasilkan pun lebih besar dan terjamin.

Produk beton adalah material konstruksi yang disusun dari campuran semen, agregat, dan air. Sementara campuran agregatnya terdiri dari 2 macam, yakni agregat kasar (kerikil) dan agregat halus (pasir). Bisa juga ditambahkan dengan campuran zat aditif untuk menjadikan produk beton lebih berkualitas. Contohnya supaya produk beton lebih cepat kering, tahan terhadap korosi, memiliki warna tertentu, dan berbagai spesifikasi lain yang dibutuhkan.

Langkah Membuat Campuran Beton untuk Pengecoran

Dalam memenuhi kebutuhan konstruksi bangunan besar, kebutuhan material beton sangat diperlukan. Tapi untuk memenuhi kebutuhan beton dalam jumlah kecil seperti rumahan, anda dapat membuat campuran beton sendiri untuk proyek skala kecil tanpa membutuhkan mesin tertentu.

Cara membuat beton untuk kebutuhan rumah ini lebih mengarah kepada cara membuat adonan beton untuk pengecoran skala terbatas. Kami ada pabrik beton yang menyediakan jasa pembuatan beton untuk kebutuhan skala kecil dan besar, anda dapat menghubungi kami untuk informasi pemesanan produk terkait beton cor yang kami tawarkan.

Proses Produksi Campuran Beton untuk Proyek Skala Kecil

Anda dapat menggunakan mencampur semen, batu, pasir, dan air secara menyeluruh dengan menggunakan mesin mixer. Tapi bagi anda yang hendak melakukan proses produksi campuran beton ini sendiri dirumah, anda dapat memanfaatkan tangan tenaga manusia secara langsung.

Langkah awal yang perlu anda lakukan adalah mempersiapkan berbagai peralatan dan bahan. Keperluan bahan campuran beton bisa anda temukan pada toko bangunan. Sedangkan alat-alat yang dipakai adalah peralatan konstruksi pada umumnya. Proses pembuatan beton ini tidak terlalu rumit, hanya saja membutuhkan tenaga dan energy yang besar terutama dalam proses pengadukan bahan material.

Berikut adalah daftar bahan yang dibutuhkan dalam mencampur beton:

  • Semen
  • Air
  • Pasir
  • Agregat kasar (kerikil atau lainnya tergantung jenis beton)

Sedangkan untuk daftar peralatan yang dibutuhkan, yaitu:

  • Sekop
  • Ember

Kedua peralatan ini sudah umum dimiliki semua orang. Sekop digunakan sebagai alat mencampur semua agregat, air, dan semen. Sedangkan ember digunakan untuk mengangkut beton basah ke area pengecoran.

Selain mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, anda harus memiliki tempat yang pas digunakan sebagai area mengecor. Tak perlu ruang besar untuk membuat campuran beton karena proyek yang anda lakukan adalah skala kecil.

Langkah Membuat Campuran Beton Proyek Skala Kecil

Cara membuat beton untuk proyek skala kecil bisa anda lakukan sendiri tanpa perlu bantuan tenaga professional. Tentu proses dan langkahnya sangat berbeda untuk kebutuhan beton skala besar seperti pembuatan pondasi rumah atau pabrik. Bahkan untuk kebutuhan seperti ini anda harus mengikuti standar yang telah ditetapkan pemerintah agar produk beton yang dihasilkan sesuai dengan mutu standar serta tahan lama.

Nah, berikut ini akan kami paparkan cara membuat campuran beton skala kecil yang bisa anda lakukan sendiri dirumah. Langkah-langkah yang perlu dilakukan yaitu:

  1. Cari tempat yang bisa digunakan yang bisa digunakan untuk mengolah atau memproduksi beton basah
  2. Jika Anda memilih lokasi tempat pembuatan beton dimana permukaan nya masih berupa tanah, sebaiknya dilapisi dengan plastik agar campuran beton tak bercampur dengan tanah dan kotoran lain.
  3. Ukur dahulu bahan-bahan dalam proses pembuatan beton
  4. Jika sudah, katakan agregat yang berupa Kerikil dan pasir ke dalam tumpukan lembaran plastik.
  5. Tambahkan semen sesuai dengan porsi yang memadai.
  6. Campur semua bahan material tersebut menggunakan sekop dan tumpuk menjadi satu sisi. Dalam langkah ini Anda membutuhkan energi yang cukup besar karena harus memastikan bahwa campuran tersebut telah merata.
  7. Buatlah sebuah kawah dari campuran tersebut kemudian tambahkan air.
  8. Kemudian ada kembali campuran tersebut dengan perlahan lakukan dari satu sisi ke sisi Lainnya.
  9. Pastikan air tersebut telah meresap secara merata ke dalam campuran beton.
  10. Jika semua proses campuran beton telah selesai, kini anda cuma perlu mengangkatnya menggunakan ember ke tempat pengecoran yang dilakukan.

Proses pembuatan di atas tentu sangat mudah dan bisa dilakukan sendiri. Jika anda ingin membuat beton dengan kualitas mutu standar yang telah ditetapkan, maka anda dapat membaca panduan standar pembuatan beton. Jika anda tidak ingin membuat produk beton sendiri karena dinilai terlalu ribet, anda dapat menghubungi pabrik beton seperti kami karena menyediakan beragam produk beton yang berguna untuk infrastruktur pembangunan.

Untuk kebutuhan sederhana, sebaiknya anda melakukan pengecoran sendiri di rumah karena lebih fleksibel dan biaya yang dikeluarkan lebih murah.

Pengaplikasian Campuran Beton Untuk Proyek Skala Kecil

Ada beberapa pengaplikasian campuran beton di rumah yang bisa anda buat sendiri. Diantaranya adalah:

  • Pemasangan tiang
  • Bantalan beton
  • Sebagai tangga pintu
  • lantai untuk gudang dan lain sebagainya

Selain untuk kebutuhan di atas, anda dapat menggunakan campuran beton untuk proyek skala kecil untuk keperluan perbaikan atau penambalan beton yang rusak / retak. Untuk biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah dibanding anda menggunakan jasa pabrik beton.

Berikut adalah beberapa komposisi material yang digunakan sebagai campuran beton untuk menambal beton rusak dan retak.

  • 1 bagian semen
  • 2 bagian pasir
  • 4 bagian batu (agregat)

Komposisi campuran diatas digunakan untuk kekuatan beton skala menengah, bisa dicampur 6 banding 1 semen. Tapi jika anda nilai kurang kuat, anda bisa menggunakan komposisi nya sebagai berikut:

  • 1 bagian semen
  • 2 bagian pasir
  • 3 bagian batu (agregeat)

Agregat batu yang digunakan sebaiknya memiliki ukuran 15 sampai 20 mm. Sedangkan jumlah air yang harus ditambahkan ada 0,55 kali berat semen. Jadi jika anda menggunakan semen seberat 25 kg, perhitungan yang bisa dilakukan adalah 25 x 0,55 = 13,75 kg atau setara dengan 13,75  liter.

Untuk menghasilkan beton dengan kualitas yang bagus, anda sebaiknya menggunakan air bersih seperti yang biasa digunakan untuk minum. Air bersih telah terjamin tidak memiliki kandungan zat lainnya atau kotoran di dalamnya, sehingga campuran beton dapat menyatu dengan baik.

Nah, sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai langkah cara pembuatan beton sendiri di rumah. Walaupun dilakukan tanpa bantuan tenaga kerja ahli, anda dapat memperoleh kualitas mutu beton terbaik jika telah memperhatikan standar campuran beton yang telah ditetapkan. Membuat beton sendiri di rumah dapat menyelesaikan waktu pengerjaan proyek kecil dengan cepat dan tidak menghabiskan biaya dalam jumlah besar.

Hubungi kami jika saat ini anda membutuhkan produk-produk beton untuk konstruksi pembangunan, perusahaan kami menawarkan produk precast berupa: u ditch, kanstin, box culvert, road barrier, dan lain sebagainya yang tersedia dengan mutu beton K350.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *