Gencarnya suatu pembangunan saluran air ataupun pelebaran jalan yang ada di setiap daerah tentunya memiliki dampak tersendiri. Apalagi jika dalam pembangunan tersebut membutuhkan banyak sekali material yang memiliki ukuran cukup besar dan juga banyak sekali kendaraan-kendaraan yang mengangkut material tersebut. Tentunya harus ikut akan berdampak negatif bagi lingkungan disekitarnya. Salah satu contohnya adalah penggunaan box culvert pada pembangunan saluran air atau gorong-gorong.

Dalam proses pengaplikasian box culvert pada suatu proyek pembangunan tentunya ada tahap-tahap tersendiri yang perlu di jalani seperti penggalian tanah untuk penerapan box culvert tersebut. Dari proses penggalian tanah tersebut terkadang mengalami kendala ataupun mempengaruhi material lain yang ada disekitarnya seperti menyebabkan saluran pipa air PDAM yang mengalami kebocoran karena memang penggalian tanah tersebut mendekati saluran pipa air. Dan bahkan parahnya lagi adalah beberapa tempat tersebut bisa saja terputus akibat tertindih oleh box culvert.

Hal tersebutlah yang menjadikan dampak negatif dari penerapan bersifat yang tidak memiliki perencanaan yang matang. Maka dari itu sebelum melakukan pembangunan atau menerapkan box culvert pada suatu proyek tentunya harus dilakukan perencanaan yang benar-benar matang.

Alternatif Dampak Pemasangan Box Culvert

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa terdapat beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari penerapan box culvert pada suatu pembangunan gorong-gorong. Yaitu salah satunya adalah permasalahan pipa PDAM yang tertinggi oleh box culvert yang menyebabkan pasokan air menjadi terganggu dan kualitas air juga menjadi sangat buruk seperti air yang mengalir berubah warna menjadi keruh. Hal tersebut perlu diantisipasi dengan adanya perencanaan sebelum proses pembangunan proyek gorong-gorong. Berikut ini alternatif-alternatif yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal tersebut:

Perencanaan dengan Skema Tempat

Salah satu alternatif yang bisa dijadikan cara untuk menghindari hal tersebut yaitu pihak PDAM memberikan skema tempat-tempat penanaman pipa saluran air PDAM yang terkait kegiatan infrastruktur. Hal tersebut bisa menjadi alternatif terbaik agar pada proses perencanaan suatu proyek yang menerapkan box culvert dapat diantisipasi oleh kontraktor yang menjalankannya.

Tenaga Pengawas Tambahan

Alternatif lainnya yang dapat dilakukan yaitu menambah tenaga pengawas dan koordinator pada suatu proyek pembangunan gorong-gorong agar bisa meminimalkan terjadinya musibah kebocoran atau terputusnya pipa saluran air PDAM. Dengan adanya penambahan dari pengawas pada proses pengerjaan proyek yang menerapkan box culvert tentunya akan menambah kewaspadaan dalam proses pemasangan agar tidak sampai mengenai pipa air dari saluran PDAM.

Dampak negatif yang terus saja terjadi memang sangat wajar dihadapi oleh para kontraktor dalam menjalankan dan menerapkan pembangunan box culvert pada gorong-gorong. Namun dengan perencanaan yang pasti tentunya hal tersebut dapat diminimalisasikan. Pemilihan kontraktor pun cukup menjadi perhitungan penting. Maka dari itu Anda harus mencari dan memilih kontraktor yang benar-benar terbaik dan sudah berpengalaman dalam hal tersebut.

Kami selaku kontraktor dan juga produsen dari box culvert juga menawarkan pemasangan box culvert yang ditangani dengan ahlinya dan tentunya sudah berpengalaman selama beberapa tahun. Kami juga memberikan produk box culvert pracetak terbaik dengan kualitas serta mutu yang dijamin. Jika Anda berminat untuk bekerja sama dengan kami, tentunya kami akan siap sedia membantu anda. Anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah kami sediakan untuk menanyakan hal lebih lanjut mengenai produk box culvert dan juga jasa kontraktor nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *